Tapak Tilas Adventure: Pendaki Pemula
Showing posts with label Pendaki Pemula. Show all posts
Showing posts with label Pendaki Pemula. Show all posts

1/26/2020

5 Tips Agar Terhindar dari Dehidrasi Saat Mendaki

Dehidrasi
Dehidrasi

Apakah Sobat Tapak Tilas Adventure pernah kehilangan konsentrasi saat mendaki? Hati-hati; hilang konsentrasi merupakan salah satu tanda dehidrasi. Dampak yang lebih berbahaya, dehidrasi menyebabkan cepat lelah dan pusing.

Untuk menghindari dehidrasi saat mendaki, Sobat Tapak Tilas Adventure bisa menerapkan tips-tips di bawah ini. Simak ulasannya, yuk!

Bawa Air di Tas Carrier

Persediaan air minum pribadi bisa membantu Sobat Tapak Tilas Adventure terhindar dehidrasi. Pasalnya, Sobat Tapak Tilas Adventure tidak perlu menunggu teman jika ingin minum  air. Supaya mudah mengambil botol air minum, pastikan meletakkannya di kantong tas bagian depan.

Di samping itu, bawalah beberapa botol minum sebagai cadangan. Upayakan botol tersebut bisa masuk ke dalam tas carrier. Untuk jenis botol, pilih water bladder, PET, atau botol minum berbahan stainless steel.

Minum Air Putih secara Teratur Selama Pendakian

Hal yang perlu diingat ketika Sobat Tapak Tilas Adventure mendaki adalah meminum air putih sebelum berangkat. Pastikan, membaca doa dan minum secara perlahan. Jika sudah mulai berjalan, cek selalu jeda waktu minum pertama dengan seterusnya.

Sebagai contoh, Sobat Tapak Tilas Adventure minum air putih jam enam pagi. Selang 30 menit, Sobat Tapak Tilas Adventure harus minum lagi dengan pelan-pelang. Porsinya kira-kira 150—250 ml per 30 menit.

Minumlah Air Dingin

Udara pegunungan di siang hari cenderung panas. Akibatnya, pendaki lebih cepat haus. Itu sebabnya, Sobat Tapak Tilas Adventure harus menyediakan stok air putih dingin sebelum pendakian. Dibandingkan air hangat, air dingin lebih mudah terserap oleh usus. Suhu maksimal untuk air dingin di kawasan pegunungan biasanya mencapai 10°C – 13°C.

Jangan Minum Air Gula

Sobat Tapak Tilas Adventure pernah minum air gula sebelum mendaki? Sebenarnya, air gula tidak boleh diminum ketika melakukan pendakian, begitu pula dengan minuman kopi, teh manis, dan sirup.  Meskipun air gula bisa memberikan energi besar, zat tersebut menjadi pemicu utama lemahnya saluran kemih.

Isi Botol Minuman yang Kosong di Perairan Gunung

Sebelum berangkat, Sobat Tapak Tilas Adventure harus mencari info sebanyak-banyaknya mengenai sumber mata air bersih di pegunungan. Nantinya, sumber mata air tersebut bisa Sobat Tapak Tilas Adventure manfaatkan untuk mengisi botol yang kosong.

Jika tidak ada sumber air, gunakan air hujan. Supaya air hujan jernih, endapkan sejenak di wadah air minum. Setelah kotoran mengendap, tuang di semua botol yang Sobat Tapak Tilas Adventure miliki.

Sumber air minum juga bisa Sobat Tapak Tilas Adventure dapatkan dari rembesan air di dinding gua. Akan tetapi, air tersebut harus dicek kemurniannya. Pastikan air tidak berasa, berwarna, serta beraroma kurang sedap.

Jadi, sekarang sudah tahun, kan? Dehidrasi saat mendaki dapat dicegah dengan menerapkan tips-tips di atas. Jika Sobat Tapak Tilas Adventure tidak ingin cepat haus, upayakan minum air secara bertahap.

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

1/19/2020

5 Cara Melakukan Aklimatisasi Instan Sebelum Pendakian

Aklimatisasi Instan
Aklimatisasi Instan

Pendakian yang dilakukan di gunung dan memiliki perbedaan ketinggian dari tempat kita berasal sangat sulit. Kita harus menyesuaikan diri dengan banyak hal mulai dari suhu, tekanan udara, angin, sinar matahari, cara bernapas, dan hal lainnya agar tidak mengalami sakit selama perjalanan dan gagal sampai di puncak.

Sobat Tapak Tilas Adventure yang ingin melakukan perjalanan ke gunung memang tidak disarankan langsung ke puncak sebelum aklimatisasi. Berikut beberapa cara melakukan aklimatisasi yang bisa dilakukan agar tidak sakit selama mendaki.

Mendaki Gunung

Menginap Sejenak Sebelum Mendaki

Kalau Sobat Tapak Tilas Adventure ingin menyesuaikan diri dengan medan pendakian dengan cepat, menginap di basecamp atau akomodasi dekat lokasi pendakian sangat direkomendasikan. Cara ini banyak dilakukan oleh banyak pendaki untuk membuat tubuh mereka menjadi lebih sehat, tenaga terisi, dan tidak kelelahan.

Kadang kala perjalanan ke titik awal pendakian memakan waktu lama dan Sobat Tapak Tilas Adventure kelelahan. Dengan tidur, aklimatisasi bisa dilakukan dengan baik dan tubuh juga menjadi lebih nyaman dan bebas lelah.

Buat Tubuh Kenyang

Jangan sesekali naik dalam kondisi tubuh yang lapar. Kalau tubuh lapar, kemungkinan terjadi hipotermia akan besar. Pasalnya suhu tubuh tidak meningkat karena tidak ada metabolisme. Pastikan sudah mengisi tenaga terlebih dahulu agar tubuh menjadi lebih kuat dan siapa melakukan penjelajahan.

Selain makan, minum juga air putih yang lebih banyak. Kalau biasanya minum segelas saja, sekarang minum dua gelas. Kalau tubuh kekurangan cairan selama mendaki, tubuh akan semakin susah menyesuaikan diri dengan lingkungan

Lakukan Perjalanan dengan Santai

Perjalanan harus dilakukan dengan intensitas sedang. Tidak terlalu lambat atau terlalu cepat. Hal ini dilakukan untuk membuat tubuh mudah menyesuaikan diri dengan lingkungan perlahan-lahan. Kalau berjalan terlalu cepat Sobat Tapak Tilas Adventure akan mudah sekali lelah dan penyesuaian diri sulit terjadi. Kalau terlalu lambat akan lama sampai di puncak, kalau keburu malam akan berbahaya.

Pertimbangkan Penggantian Potasium

Saat melakukan pendakian dan tubuh berkeringat, potasium yang ada di dalam tubuh akan ikut keluar dengan sendirinya. Rendahnya potasium akan berbahaya untuk tubuh karena bisa menyebabkan nyeri pada otot termasuk kram di kaki. Pastikan membawa bekal yang tinggi potasium seperti pisang agar bisa bertahan saat suhu dan tekanan berubah.

Teknik Aklimatisasi Sebelum Mendaki

Gunakan Pelindung Wajah

Meski sepele, jangan lupa gunakan pelindung wajah. Meski di atas gunung udara panas dari matahari kerap tidak terasa, kulit bisa terbakar setelahnya. Selalu gunakan krim tabir surya atau menggunakan kain pelindung lainnya.

Inilah beberapa cara melakukan aklimatisasi instan yang bisa Sobat Tapak Tilas Adventure lakukan sebelum melakukan pendakian ke atas gunung. Simak dengan baik cara di atas agar Anda tidak mengalami gangguan sejak awal perjalanan hingga akhirnya sampai di puncak dan kembali pulang.

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

1/12/2020

Tips Melakukan Manajemen Waktu Pendakian yang Tepat

Manajemen Waktu Pendakian
Manajemen Waktu Pendakian

Melakukan pendakian gunung yang tinggi di Indonesia bukanlah pekerjaan yang mudah. Kita tidak boleh mendaki dengan asal modal nekat saja. Asal kuat berjalan jauh, kita tidak acuh dengan banyak hal penting lainnya. Akibatnya kita terlalu lelah di jalan dan tidak bisa lanjut sampai puncak.

Kalau Sobat Tapak Tilas Adventure tidak mau mengalami masalah dengan waktu dan tenaga selama mendaki, simak tips manajemen waktu pendakian di bawah ini.

Mendaki Gunung

Tahu Karakteristik Gunung Terlebih Dahulu

Kesalahan terbesar yang sering dilakukan oleh pendaki Gunung Indonesia adalah mereka tidak mau melakukan riset terkait dengan kondisi gunung yang ada di daki. Setiap gunung memiliki keunikan sendiri-sendiri yang tidak bisa disamaratakan. Sobat Tapak Tilas Adventure harus melakukan riset langsung seperti wawancara orang yang pernah ke sana.

Dengan mengetahui karakteristik gunung, persiapan bisa dilakukan dengan matang. Keserakahan demi kesalahan yang membuat perjalanan menjadi molor bisa sedikit diminimalkan.

Memahami Kondisi Fisik

Setelah memahami kondisi gunung, pahami juga kondisi fisik yang sedang dimiliki. Kalau Sobat Tapak Tilas Adventure baru pemula mendaki ke gunung dengan waktu tempuh tinggi, ada baiknya untuk menyiapkan fisik dahulu. Jangan hanya modal nekat atau seru-seruan saja lalu di atas gunung merepotkan banyak orang.

Pendaki Gunung

Mengetahui Lokasi Basecamp dan Sejenisnya

Melakukan perjalanan ke gunung juga harus dibuat perencanaan yang matang. Itinerary atau rencana perjalanan harus dilakukan dengan benar. Kapan saja harus sampai di basecamp, check point, atau tinggal sementara di dekat untuk aklimatisasi. Buat semuanya dengan baik berdasarkan riset dan juga tanya langsung kepada mereka yang pernah melakukannya.

Tahu Kapan Harus Beristirahat

Saat berada di atas gunung jangan sering nekat dan enggan melakukan istirahat. Meski perjalanan jauh, istirahat harus dilakukan dengan benar. Kalau memaksakan diri agar bisa segera sampai ke puncak justru berbahaya untuk kesehatan. Tubuh jadi mudah lelah atau terjadi kecelakaan selama perjalanan. Pahami berapa lama harus beristirahat agar tubuh tidak lemas dan tidak malas naik karena lama berhenti.

Memiliki Target Sampai

Miliki target yang jelas sebelum naik ke atas gunung. Misal Sobat Tapak Tilas Adventure memiliki target perjalanan 12 jam total. Lalu pada beberapa jam pertama harus sampai di check point tertentu dan seterusnya. Dengan memiliki target yang jelas seperti ini Sobat Tapak Tilas Adventure tidak akan sembarangan saat mendaki dan selamat sejak berangkat hingga pulang.

Dengan menerapkan beberapa tips pendakian di atas, Anda bisa melakukan pendakian dengan lebih mudah dan tepat waktu. Jangan sepelekan hal sekecil apa pun karena mendaki di gunung tidak akan sama dengan jalan-jalan di lapangan yang datar. Ada banyak risiko yang Sobat Tapak Tilas Adventure harus hindari.

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

1/05/2020

Begini Cara Memasak Nasi Saat Camping Di Gunung yang Benar

Apakah Sobat Tapak Tilas Adventure berencana kemah di akhir pekan ini? Jangan lupa, pelajari cara memasak nasi saat kemah. Nasi merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia yang mampu mengenyangkan secara cepat. Selain itu, nasi menjadi sumber energi agar tubuh tetap sehat dan kuat selama berkemah.
Memasak Nasi Saat Camping
Memasak Nasi Saat Camping


Lantas, bagaimana cara memasak nasi yang benar ketika berkemah? Sobat Tapak Tilas Adventure bisa menggunakan trik berikut ini untuk menanak nasi sampai matang. Yuk, simak!

Langkah-Langkah Memasak Nasi Menggunakan Nesting

Nesting merupakan perlengkapan masak wajib yang harus dibawa oleh pendaki. Alat ini berbahan aluminium dengan bentuk kotak, memiliki kuping untuk pegangan, dan rangkap 3 - 4. Sepintas susunan nesting tersebut mirip rantang.

Bagian samping nesting terdapat pedangan berbahan karet. Ketika Sobat Tapak Tilas Adventure sedang memasak, pegangan inilah yang bersentuhan langsung dengan tangan.

Soal ukuran, nesting terbilang minimalis. Sobat Tapak Tilas Adventure bisa memasukkannya ke dalam tas carrier. Untuk menemukan perlengkapan masak yang praktis ini, Sobat Tapak Tilas Adventure dapat membeli di toko perlengkapan outdoor untuk mendaki.

Nah, sebagai pedoman dalam memasak nasi menggunakan nesting, Sobat Tapak Tilas Adventure bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini.

Sebelum mulai memasak, siapkan nesting, kompor portable, gas, dan air. Jangan lupa, sediakan beras secukupnya.

Langkah berikutnya, masukkan beras ke wadah atau nesting. Kemudian, tuangkan air bersih dengan perbandingan 1 : 2 ke dalam wadah. Jika diperlukan, Sobat Tapak Tilas Adventure bisa mencuci beras dua kali sampai dirasa bersih.

Kalau beras sudah bersih, segera panaskan air dengan perbandingan seperti di poin nomor 3. Masukkan beras ke dalam air tersebut, lalu biarkan selama 7 - 12 menit. Pastikan, air itu benar-benar mendidih sebelum dimatikan kompornya.

Langkah keempat; aduk-aduk beras yang ada di dalam nesting berulang kali. Pengadukan ini bertujuan agar air lekas menyatu dengan beras.

Tahap kelima; tutup nesting yang berisi beras dan air. Lalu, kecilkan api sampai kira-kira 15 menit.

Terakhir; buka tutup nesting dan aduk nasi menggunakan sendok. Pastikan, tekstur nasi sudah tidak basah saat diaduk. Setelah diaduk, diamkan beberapa menit sebelum disantap.

Cara memasak nasi menggunakan nesting di atas dibantu dengan alat kompor gas mini. Jika alat tersebut dirasa kurang praktis, Sobat Tapak Tilas Adventure bisa memakai kompor berbahan bakar spiritus. Namun, untuk menyalakan api kompor ini cukup sulit. Namun, untuk menyalakan api kompor ini cukup sulit.

Sementara keunggulannya, kompor spiritus bisa menjadikan nasi bertekstur lembut dan tidak mudah gosong.

Itulah cara memasak nasi saat kemah di tempat mana pun. Selain mempersiapkan peralatan memasak nasi yang tepat, Sobat Tapak Tilas Adventure juga perlu menyediakan beras berkualitas. Jadi, proses memasaknya lebih cepat dan terasa pulen saat disantap.

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

12/29/2019

5 Tips Mendaki Saat Haid Agar Nyaman dan Aman

Mendaki Saat Haid Agar Nyaman dan Aman
Mendaki Saat Haid Agar Nyaman dan Aman

Mendaki saat haid merupakan tantangan tersendiri bagi perempuan. Pasalnya, kondisi fisik perempuan yang sedang menstruasi cenderung mudah letih. Selain itu, sebagian orang percaya, perempuan tidak boleh melakukan pendakian selama haid dengan alasan mistis.

Namun, bagi Sobat Tapak Tilas Adventure yang hidup di zaman modern, semua masalah tersebut bisa diatasi. Caranya dengan menerapkan tips-tips berikut.

Persiapkan Fisik Sobat Tapak Tilas Adventure

Kesehatan dan kekuatan fisik adalah syarat utama yang harus dipenuhi oleh pendaki. Padahal, perempuan kerap mengalami nyeri ketika menstruasi. Bahkan, sebagian perempuan sulit bangun dari tempat tidur manakala nyeri menyerang.

Solusinya, Sobat Tapak Tilas Adventure harus latihan fisik ringan sebelum mendaki. Pastikan, daya tahan tubuh kuat, bebas dari anemia, pusing, maupun kram perut.

Bawa Pembalut Sesuai Kebutuhan

Tips kedua; cek secara teliti jumlah pembalut yang akan Sobat Tapak Tilas Adventure bawa sebelum berangkat ke lokasi pendakian. Misalnya, pendakian membutuhkan waktu sekitar dua hari, berarti minimal membawa delapan pembalut. Simpan di kantong tas paling depan supaya mudah mengambilnya.

Untuk ukuran pembalut, pilih yang panjang dan lebar. Pastikan juga, pembalut tersebut mudah menyerap cairan. Jangan lupa, ganti pembalut setiap 4 jam sekali di tempat aman dan nyaman.

Konsumsi Air Putih Secukupnya

Ketika mendaki, Sobat Tapak Tilas Adventure membutuhkan lebih banyak air putih, terutama bagi yang sedang haid. Jika tubuh terhidrasi dengan baik, nyeri haid tidak akan terasa. Selain itu, fisik menjadi kuat dan segar setiap saat.

Pastikan Buang Air Kecil di Tempat yang Tepat

Apakah Sobat Tapak Tilas Adventure sering buang air kecil? Hati-hati; perempuan yang sedang haid harus pandai mencari tempat buang air kecil. Tujuannya, supaya tidak mengotori lingkungan.

Di samping itu, bawalah tisu basah untuk membersihkan organ intim. Namun, ingat, jangan membuang tisu sembarangan. Jika tidak menemukan tempat sampah, sebaiknya simpan tisu di dalam plastik. Lalu, masukkan ke tas ransel Sobat Tapak Tilas Adventure.

Patuhi Peraturan Pendakian

Tahukah Sobat Tapak Tilas Adventure, beberapa peraturan di gunung kadang kala tidak tertulis? Sebagian justru terucap dari pesan warga sekitar atau juru kunci gunung.

Sebagai contoh, di pegunungan ada sungai jernih dengan bebatuan unik di dalamnya. Melihat keindahan bebatuan, banyak pendaki yang mengambilnya. Padahal, juru kunci sudah mengingatkan Sobat Tapak Tilas Adventure untuk tidak membawa pulang apa pun dari gunung.

Menurutnya, kalau aturan ini dilanggar, biasanya ada hal buruk yang terjadi. Meski Sobat Tapak Tilas Adventure enggan memercayai mitos tersebut, minimal patuhi aturannya. Berpikir positif saja; anggap peringatan itu bertujuan untuk menjaga kelestarian alam.

Demikian beberapa tips mendaki saat haid untuk pendaki wanita. Mendaki bukan perkara mudah; butuh keberanian dan keterampilan supaya selamat sampai tujuan. Selain itu, perhatikan setiap larangan selama di pendakian, pesan juru kunci, dan jagalah kebersihan lingkungan pegunungan.

Terima Kasih Salam Lestari ...

#tapaktilasadventure

12/22/2019

Latihan Fisik yang Perlu Dilakukan Agar Kuat Mendaki Sampai Puncak

Latihan Fisik
Latihan Fisik

Mendaki gunung termasuk aktivitas yang berat, bahkan esktrem. Jalanan terjal dan menanjak, jarak tempuh yang jauh, suhu udara yang rendah, ditambah carrier berat di punggung adalah tantangan yang harus dihadapi setiap pendaki.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, ada beberapa latihan fisik sebelum mendaki yang wajib dilakukan, yaitu:

Olahraga Kardio

Kardio merupakan jenis olahraga yang penting dilakukan sebelum mendaki. Selain melatih otot jantung dan memperbaiki sistem kerja paru-paru, gerak fisik ini juga dapat memperlancar aliran darah dan membakar lemak sehingga napas menjadi teratur dan tubuh lebih enteng dibawa naik gunung.

Jogging

Jogging termasuk jenis olahraga kardio yang paling ringan. Lari-lari kecil ini sangat efektif untuk melatih otot kaki agar kuat mendaki. Setidaknya sebulan sebelum naik gunung, lakukan jogging secara rutin dengan jarak lari yang terus bertambah sampai kakimu terbiasa.

Squat Jump

Aktivitas naik gunung membutuhkan kekuatan otot paha dan kemantapan langkah kaki. Nah, ini bisa dicapai dengan melakukan squat jump secara rutin, minimal 5 x 30 lompatan setiap hari usai jogging. Latihan ini akan membuat otot paha lebih kuat, sehingga tidak mudah lelah dan gemetar saat mendaki.

Lari di Jalanan Menanjak

Agar terbiasa dengan track pendakian yang menanjak, Sobat Tapak Tilas Adventure juga perlu melatih fisik dengan berjalan/berlari di jalanan yang menanjak. Selain melatih otot kaki, olahraga ini juga bagus untuk membangun fleksibilitas dan keseimbangan pada kaki, punggung, serta bahu.

Push-up

Naik gunung tak hanya mengandalkan otot kaki, tapi juga tangan yang diperlukan saat memanjat, menyeimbangkan tubuh, dan merangkak di tanjakan curam.

Cara melatih otot tangan adalah dengan push-up. Jika dilakukan secara rutin, bukan hanya otot tangan yang kuat, tapi juga punggung yang lebih kokoh untuk menggendong beban berat carrier/ransel.

Latihan Pernapasan

Jalanan menanjak dan perbedaan tekanan udara di gunung pasti akan membuatmu lebih sulit bernapas. Diperlukan kinerja paru-paru dan sistem pernapasan yang baik agar Sobat Tapak Tilas Adventure bisa mendaki dengan aman dan nyaman.

Beberapa latihan fisik sebelum mendaki yang tak boleh dilewatkan adalah berenang, senam, serta yoga. Lakukan secara rutin, setidaknya seminggu 3x sebulan jelang keberangkatan agar hasilnya lebih maksimal.

Oh ya, Sobat Tapak Tilas Adventure juga perlu beradaptasi dengan hawa dingin di gunung, lho. Caranya dengan rutin berlari pada pukul 4 pagi. Latihan ini akan membuat tubuh terbiasa dengan cuaca gunung yang ekstrem, terutama pada malam hari.

Selain melakukan latihan fisik sebelum mendaki, jangan lupa istirahat cukup dan konsumsi makanan bergizi seimbang agar tubuh tetap prima saat naik gunung nanti. Semoga bermanfaat!

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

12/15/2019

6 Tips Aman Mendaki Gunung untuk Wanita

Mendaki Untuk Wanita
Mendaki Untuk Wanita

Mendaki untuk wanita itu gampang-gampang susah. Simak tips berikut agar pendakianmu tetap aman.

Mendaki adalah aktivitas yang tak hanya digemari laki-laki, tapi juga kaum hawa. Berbeda dengan traveling, pendakian gunung akan lebih menantang dan melelahkan, mengingat terjalnya medan dan suhu yang bisa turun drastis pada malam hari.

Nah, buat Sobat Tapak Tilas Adventure yang punya rencana untuk muncak dalam waktu dekat, perhatikan dulu tips mendaki untuk wanita berikut agar perjalananmu tetap aman dan nyaman.

Olahraga

Mendaki tergolong aktivitas berat. Sobat Tapak Tilas Adventure perlu mempersiapkan fisik sebaik mungkin agar stamina tetap oke selama pendakian. Oleh karena itu, calon pendaki sangat dianjurkan untuk berolahraga secara rutin sejak jauh-jauh hari.

Mulailah dengan jogging ringan, lalu perlahan lanjutkan dengan berlari. Selain melemaskan otot yang kaku, gerak fisik secara aktif juga bisa membantu menurunkan berat badan sehingga Sobat Tapak Tilas Adventure bisa lebih nyaman saat mendaki.

Persiapkan Perlengkapan

Selain makanan dan minuman, perlengkapan yang wajib disiapkan para pendaki perempuan adalah carrier berukuran sedang, jaket dan sepatu gunung, sleeping bag, matras, jas hujan, celana gunung/celana kargo, sarung tangan, penutup kepala, kacamata hitam, headlamp, dan peralatan lain yang diperlukan.

Kenali Siklus Menstruasi

Tidak seperti pria yang bebas mendaki kapan saja, wanita perlu menyesuaikan jadwal pendakian dengan siklus menstruasinya. Terlepas dari mitos yang melarang perempuan haid untuk mendaki, siklus bulanan ini memang biasanya dibarengi dengan berbagai keluhan dan nyeri yang bisa mengganggu aktivitas. Nah, agar kegiatan pendakian tak terkendala, pastikan waktunya tidak berbarengan dengan jadwal menstruasimu, ya.

Pilih Pakaian yang Tepat

Pemilihan pakaian mendaki juga perlu diperhatikan, lho. Baik laki-laki maupun perempuan lebih disarankan memakai baju lengan panjang. Selain menghalau panas dan dingin, pakaian jenis ini juga bisa menghindari risiko kulit luka akibat terkena ranting pohon atau gigitan binatang selama perjalanan.

Bawa Obat-Obatan

Mendaki gunung selalu penuh risiko. Jadi jangan lupa untuk menyiapkan obat-obatan di kotak P3K seperti plester, obat merah, obat nyeri, pembersih luka, pembalut, serta obat-obatan pribadi yang dibutuhkan.

Selain itu, Sobat Tapak Tilas Adventure juga disarankan untuk membekali diri dengan pengetahuan dasar tentang bagaimana tata laksana saat terjadi patah tulang, pembidaian, cara memberikan CPR, fiksasi, dan sebagainya.

Jangan Malu untuk Istirahat

Kebanyakan pendaki gagal mencapai puncak karena terlalu malu untuk beristirahat padahal sudah sangat lelah. Nah, Sobat Tapak Tilas Adventure, sebaiknya hindari perasaan gengsi semacam ini saat mendaki, ya. Ingat, keselamatanmu lebih penting dari apa pun.

Jangan sungkan meminta rombongan untuk beristirahat kalau memang sudah merasa lelah. Lemaskan otot, atur napas, dan penuhi kebutuhan nutrisi dengan makan/minum agar tubuh kembali fit untuk melanjutkan pendakian.

Nah, dengan memenuhi tips-tips mendaki untuk wanita di atas, petualangan Sobat Tapak Tilas Adventure nanti dijamin akan makin berkesan. Sampai jumpa di puncak, ya!

Terima Kasih Salam Lestari ...

#tapaktilasadventure

12/08/2019

7 Cara Menghangatkan Tubuh yang Benar Saat Berada Di Gunung

Salah satu masalah terbesar dari pendakian bukanlah medan atau kondisi fisik seseorang saja. Terkadang, beberapa pendaki harus rela sebelum ke puncak karena tidak bisa menghangatkan tubuhnya dengan baik. Gunung memiliki udara yang sangat dingin, bahkan saking dinginnya bisa membuat embun jadi membeku.
Menghangatkan Tubuh
Menghangatkan Tubuh


Sobat Tapak Tilas Adventure yang akan melakukan perjalanan ke atas gunung ada baiknya mempelajari beberapa life hack di atas gunung. Salah satu trik untuk bisa bertahan adalah bisa menghangatkan tubuh dengan benar, berikut cara yang bisa dilakukan.

Mendaki Gunung

Semua Pakaian dalam Kondisi Kering

Kalau Sobat Tapak Tilas Adventure tidak mau kedinginan pastikan melepas semua pakaian yang basah entah karena air atau karena keringat. Memakai pakaian basah dalam kondisi cuaca yang dingin akan membuat tubuh semakin dingin. Lepas ganti pakaian kering untuk menghindari sensasi dingin yang menempel di tubuh.

Membuat Api Unggun

Buat api unggun di sekitar tempat tidur. Sobat Tapak Tilas Adventure dan rekan bisa berada di sekeliling api unggun untuk menghangatkan tubuh. Saat membuat api unggun pastikan sekeliling tidak berisiko tersambar api dan membakar tenda atau sekitarnya. Saat akan tidur, segera matikan api yang besar agar tidak terbawa angin dan menyebar ke mana-mana.

Menggunakan Jaket Tebal

Gunakan jaket tebal dan pakaian yang akan mencegah keluarnya udara panah dari tubuh. Beberapa jenis pakaian akan menyimpan suhu tubuh sehingga udara dingin dari luar tidak bisa masuk.

Minum Sesuatu yang Hangat

Minum sesuatu yang bisa menghangatkan tubuh. Berbagai jenis air hangat bisa dikonsumsi untuk membuat perut jadi nyaman. Selain itu, Sobat Tapak Tilas Adventure juga bisa membuat wedang jahe atau sejenisnya yang memberikan efek hangat jauh lebih lama dari air hangat biasa.

Tidak Sedang Lapar

Tubuh yang kelaparan cenderung dingin. Oleh karena itu buat tubuh makan sesuai dengan kebutuhannya. Usahakan makanan yang masuk mengandung protein hewani tinggi dan juga karbohidrat. Paduan dua nutrisi itu akan membuat tubuh jadi lebih hangat, kenyang, dan nyaman.

Tidur Berimpit-impitan

Tidurlah berimpit-impitan dengan beberapa rekan kalau satu kelompok semuanya lelaki atau perempuan saja. Dengan tidur berimpitan, udara panas dari tubuh masing-masing orang akan terkumpul dan membuat suasana di dalam tenda tidak dingin.

Mengoleskan Balsem

Gunakan balsem yang memberikan efek hangat di beberapa bagian tubuh yang sensitif dengan dingin. Area telapak tangan, perut, punggung, hingga telinga kadang menyerap dingin dengan cepat dan memicu masuk angin atau kondisi tidak nyaman lainnya.

Inilah beberapa cara yang bisa Sobat Tapak Tilas Adventure lakukan untuk membuat tubuh tetap hangat saat berada di atas gunung. Lakukan beberapa cara di atas agar tidak mengalami hipotermia dan tubuh mengalami gangguan yang cukup fatal.

Terima Kasih Salam Lestari ..

#tapaktilasadventure

9/18/2019

Cara Mencegah Kedinginan Saat Mendaki Gunung

Mencegah Kedinginan
Mencegah Kedinginan

Kita semua tahu bahwa kegiatan dialam bebas dan ketinggian, seperti mendaki gunung, memiliki resiko yang tinggi, salah satunya terkena kedinginan digunung atau hipotermia. Asalnya diawali dengan kedinginan yang terus menerus. Untuk itu Jejak Pendaki punya tips agar bisa tahan dingin di atas gunung. Berikut Tips cara mengatasi dingin di gunung :

Lakukan Aklimatisasi

Dalam arti ilmiahnya Aklimatisasi ini merupakan proses suatu organisme menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Kita sebagai pendaki pun wajib melakukan proses penyesuaian tubuh terhadap lingkungan barunya yang dalam hal ini lingkungan baru yang berbeda dari yang biasa dijumpainya, perbedaan yang cukup mencolok terlebih suhu udara sekitar.

Suhu udara di Gunung akan membuat tubuh kita kaget jika kita tidak melakukan penyesuaian. Jika kaget yang terjadi maka selanjutnya tubuh kita akan terus menerus merasakan kedinginan.

Aklimatisasi sederhana untuk pendaki pemula untuk aktifitas pendakian dibawah 3600 mdpl: Melakukan peregangan sebelum pendakian, mendaki secara perlahan, jangan paksakan diri, tarik nafas panjang secara perlahan dan hembuskan, biarkan udara sekitar masuk ke tubuh dengan perlahan dan biarkan tubuh melakukan proses penyesuaian. Aklimatisasi untuk pendaki expert aktifitas pendakian diatas 4000 mdpl: Naik ke ketinggian pada siang hari, tidur di ketinggian lebih rendah di malam hari. Misal naik ke ketinggian 3600 mdpl pada siang hari lalu turun ke 3200 mdpl untuk tidur pada malam hari.

Pastikan Pakaian Kering

Pakaian yang basah akan mengakibatkan kedinginan ke tubuh kita. Hal ini juga termasuk salah satu penyebab paling sering terjadinya hipotermia. Pastikan ketersediaan pakaian kering dan hangat. Jika pakaian yang dipakai basah terkena hujan atau keringat maka segeralah ganti jika waktunya anda sudah menggelar tenda.

Minumlah Minuman yang Hangat

Minuman yang hangat bermanfaat untuk meningkatkan sirkulasi peredaran darah di tubuh. Dan juga memastikan sistem saraf yang sehat, yang bekerja sebagaimana mestinya. Sirkulasi darah yang lancar dan sistem saraf yang sehat membantu suhu tubuh menyesuaikan suhu sekitar.

Setelah membuka tenda untuk beristirahat, ingatkan juru masak, mereka harus tahu apa yang harus pertama kali dibuat, yaitu membuat minuman yang hangat seperti air putih hangat, anda bisa juga membuat kopi atau teh setelahnya, secangkir coklat hangat juga bagus jika ada, ini akan membuat tubuhmu kembali bertenaga.

Pastikan Perut Terisi Asupan Makanan

Mendaki gunung termasuk kegitaan aktifitas berat, untuk itu pastikan tidak ada masalah dengan urusan perut (asupan makanan). Karena dari perut yang bermasalah (kosong) maka semua aktifitas sel tubuh pun akan menurun kinerjanya. Termasuk kinerja tubuh dalam mengendalikan suhu tubuh.

Sangat dianjurkan memakan makanan yang berkalori tinggi saat mendaki gunung. Karena kalori mengandung zat yang sangat bermanfaat untuk tubuh. Bila diibaratkan mobil, kalori ini adalah bahan bakarnya untuk bisa membuat mobil tersebut bisa berjalan.Simak Juga >> Gunung Patuha

Jangan Banyak Diamnya

Aktif dan bergeraklah! Orang yang paling banyak aktifitasnya diwaktu nge-camp biasanya tidak mudah kedinginan.

Ada orang yang sudah biasa naik gunung dengan hanya memakai kaos dan bercelana pendek disaat yang sama yang lain kedinginan ternyata dia tidak, ada juga yang menerabas tidak memakai ponco ketika hujan, saat ditanya “gak dingin tuh mas?” dia bilang “nggak.” Itu semua disebabkan karena mereka selalu bergerak. Ketika diam saja barang sejenak dingin langsung merasuk kedada.

Saya juga pernah nyaris tertidur saat istirahat diperjalanan menuju puncak di suatu gunung, ketika sadar dan terbangun saya merasakan dingin yang luarr biasaaa.

Pastikan Istirahatmu Cukup

Yang terakhir yang harus kamu pahami, ingatlah bahwa tubuh punya haknya untuk beristirahat. Jangan diforsir ketika tubuh sudah merasakan lelah, beristirahatlah, bernafaslah. Kalau diperjalanan kamu terasa lelah itu wajar, berhentilah sejenak, ambilah nafas dalam dalam dan hembuskan perlahan.

Badan yang mencapai batas lelahnya akan menurunkan tingkat keadaan dan berakhir dengan fatal saat rasa dingin datang. Jika sudah tiba waktunya bertenda jangan disiakan, pergunakan waktu istirahatmu itu dengan sebaik-baiknya.

Demikan cara mencegah kedinginan ketika mendaki gunung, semoga kalian bisa menceganya ya !


Terima Kasih Salam Lestari

9/03/2019

6 Jenis Tenda Camping yang Harus Tahu Traveller Pemula

6 Tenda Camping
6 Tenda Camping
 
Jika kalian penggiat alam khususnya hobi sekali dengan aktivitas yang satu ini yaitu Camping. Perlengkapan yang harus dibawa ketika Camping khususnya tenda bukan ? Tenda adalah tempat pelindung yang terdiri dari lembaran kain atau bahan lainnya yang menutupi dan melekat pada kerangka tiang atau menempel pada tali pendukung. Beberapa tenda tidak perlu berdiri di atas tanah karena ada beberapa model tenda yang menggantung di pohon atau di tebing. Mengingat betapa pentingnya sebuah tenda Camping bukan berarti kalian asal pilih dalam menggunakan tenda Camping. Kalian juga harus memastikan bahwa jenis tenda tersebut pas dan nyaman saat digunakan untuk berteduh, apalagi jika kalian berada di alam terbuka. Tentunya lebih  memilih tenda yang praktis, aman, dan bisa dibawa kemana-mana. Berikut ada 6 jenis tenda yang dapat kalian gunakan dalam kegiatan Camping.

Tenda Dome

Tenda Dome
Tenda Dome

Tenda Dome atau tenda kubah merupakan tenda yang populer dipakai untuk camping saat ini. Alasannya karena tenda jenis ini termasuk praktis, karena didalamnya sudah tersedia frame, pasak yang dipacking menjadi satu. Tenda ini juga ringkas untuk masuk dalam ransel. Terdapat beberapa ukuran dalam tenda dome, biasanya ukurannya menyesuaikan dengan jumlah orang yang dapat ditampung dalam tenda tersebut. Ukurannya seperti tenda dome kapasitas 2 orang, 4-6 orang.

Kelebihan
  1. Mudah untuk membangun tenda jenis ini karena simple dan mudah serta cepat untuk dikemas kembali 
  2. Tenda dome lebih ringan dibandingkan tenda jenis rangka
  3. Mempunyai ruang 4 sudut yang cukup didalam tenda yang dapat digunakan untuk menyimpan peralatan.
  4. Ukuran packing yang kecil dan muat pada ransel
  5. Ruang untuk kepala (headroom) pada dalamnya tidak terlalu rendah, sehingga nyaman untuk duduk atau mobilitas dialamnya.
  6. Salah satu tenda dengan harga yang terjangkau dibanding jenis yang lain
Kekurangan
  1. Tidak terlalu stabil pada cuaca yang buruk atau angina yang kencang· Semakin besar ukuran tenda dome semakin cenderung tidak stabil· Serambi depan pada tenda ini biasanya kecil· Pada tenda dome pada pintu biasanya memiliki resleting yang melengkung. Apabila tidak berhati hati resleting bisa mudah rusak.

Tenda Ridge

Tenda Ridge
Tenda Ridge

Tenda Ridge ini biasanya digunakan pada kegiatan pramuka. Kontruksi tenda yang berbentuk segitiga, oleh karena itu mempunyai sifat yang stabil. Tenda punggung modern biasanya cocok untuk memuat dua orang. Dengan frame alumunium yang ringan serta berbahan nilon atau polister yang tahan air.

Kelebihan
  1. Baik pada keadaan hujan lantaran air tidak akan mengembang pada atas tenda.
  2. Kokoh pada kondisi cuaca yang buruk (jika dibangun dengan baik)
  3. Mudah untuk diatur
Kekurangan
  1. Tidak bisa melakukan mobilitas didalam tenda
  2. Didalam tenda ini biasanya hanya bisa digunakan untuk tidur
  3. Sedikit rumit untuk membangun tenda jenis ini
  4. Ketinggian yang terbatas pada ruang kepala (headroom) sehingga kurang nyaman

Tenda Tunnel

Tenda Tunnel
Tenda Tunnel

Tenda jenis mempunyai ruang yang lumayan besar untuk peralatan yang cocok untuk berkemah dengan keluarga atau teman. Kontruksi tenda ini berbentuk terowongan setengah lingkaran yang menanjang.

Kelebihan
  1. Nyama karena memiliki ruang yang lebih besar dibanding tenda dome atau ridge
  2. Kapasitas yang besar dan cocok digunakan untuk camping keluarga atau grup yang banyak
  3. Ruang untuk kepala (headroom) yang bagus
  4. Cukup baik dan stabil terhadap terpaan angin, namun harus pintar mengatur tenda dari arah angin.
Kekurangan
  1. Mempunyai bobot yang berat
  2. Memerlukan lapak tenda yang besar untuk membangun tenda ini
  3. Kalau hujan lebat, air hujan bisa mengunpul pada atas tenda

Tenda Geodesik

Tenda Geodesik
Tenda Geodesik

Tenda geodesik merupakan bentuk pengembangan dari tenda dome yang membuatnya lebih kuat. Pada dasarnya bentuk tenda ini seperti tenda dome, namun memiliki lebih banyak ruang. Tenda jenis ini berfokus pada kekuatan dan stabilitas pada cuaca yang buruk. Cocok untuk berkemah pada musim dingin atau di hutan.

Kelebihan
  1. Ruang atas yang baik untuk kepala
  2. Struktur yang kuat serta stabilitas yang baik terhadap angin kencang cuaca yang buruk
  3. Memiliki ruang depan atau teras yang lebih lega
  4. Dapat bertahan lebih lama dari pada tenda jenis lain karena bentuk kontruksinya
Kekurangan
  1. Memiliki harga jual yang mahal
  2. Memiliki bobot yang berat untuk dibawa bepergian jauh
  3. Tidak cocok untuk grup atau keluarga dengan banyak orang

Tenda piramida

Tenda Piramida
Tenda Piramida

Tenda ini memiliki bentuk yang sederhana yang memiliki satu tiang utama pada pusatnya. Sama seperti tenda punggung, semakin tinggi ukuran tenda piramida maka semakin kurang stabil.

Kelebihan
  1. Mudah diatur dalam instalasinya
  2. Bobot ringan untuk versi tenda piramida yang modern
Kekurangan
  1. Beserta tembok vertical yang berbentuk piramid hingga ruang peralatan dan headroom menjadi terbatas
  2. Biasanya tenda jenis ini tidak memiliki lembaran bawah bawaan

Tenda kabin

Tenda Kabin
Tenda Kabin

Tenda kabin memiliki struktur frame frame aluminium yang saling bersatu yang menciptakan bentuk sebuah biangkai yang terlihat seperti kabin. Tenda ini berbahan nilon, polister yang tahan air yang mempunyai ruang yang luas didalamnya. Biasanya terdapat sekat sekat internal yang diperuntukkan beberapa kamar yang cocok untuk berkemah keluarga.


Kelebihan
  1. Kapasitas yang besar dan ruangan yang luas
  2. Cocok untuk berkemah keluarga atau grup yang besar
  3. Kalian bisa berdiri didalamnya
  4. Harga relatif murah karena dapat menampung banyak orang didalamnya
Kekurangan
  1. Susunan yang rumit
  2. Memiliki bobot yang berat
  3. Harus menyiapkan tempat yang besar untuk membangun tenda ini
Demikian 6 tenda camping yang perlu diketahui traveller pemula. Semoga informasi di atas membantu kalian yang masih bingung menentukan kemah ketika pergi liburan. Jangan lupa pilih tenda yang bisa menunjung kebutuhan kalian selama berkemah ya!


Terima Kasih Salam Lestari

8/29/2019

6 Pilihan Tumbuhan Liar yang Bisa Kalian Makan di Alam Bebas

Tumbuhan liar yang bisa dimakan
Tumbuhan liar yang bisa dimakan
 
Pendakian gunung dan  bercengkrama dengan alam saat ini engga dapat diduga telah menjadi daya tarik yang luar biasa tidak hanya bagi pecinta alam atau mapala, tetapi segala kalangan dari yang muda sampai yang tua. Mendaki gunung atau melakukan aktivitas yang bersangkutan dengan alam tentunya harus mempunyai persiapan dan kesiapan yang baik. Hal ini dikarenakan semua bisa saja terjadi di alam tanpa kita bisa menduganya. Oleh karena itu mengantisipasi dan mencegah hal-hal buruk terjadi itu lebih baik.


Jika kita berjalan dan melangkah di alam liar salah satu hal buruk yang kemungkinan sering kita alami adalah kehabisan makanan dan minuman. Nah oleh karena itu persiapan sebelum melakukan kegiatan dan bekal pengetahuan sangatlah penting untuk kita bisa menghadapi kerasnya alam dengan segala keterbatasan yang kita punya.

Nah di sini saya hanya ingin sedikit berbagi pengetahuan tentang tumbuhan-tumbuhan apa saja yang bisa kita gunakan untuk survival di alam raya, berikut ulasannya :

Daun Pohpohan

Daun Pohpohan mempunyai nama latin Pilea Melastomoides. Tumbuhan ini banyak sekali tumbuh di alam liar. Tumbuhan ini tentunya bisa kita makan jikalau kita sedang kehabisan makanan dan melakukan survival di alam. Tumbuhan ini juga memiliki kandungan gizi yang cocok untuk dijadikan sayuran atau lalapan.


Daun Pohpohan memiliki ciri-ciri berwarna hijau, daunnya lebar dan pinggirnya seperti gerigi. Baunya harum dan biasanya tumbuh di daerah lembab. Saat darurat kita bisa memakan pucuk daunnya.

Daun Semanggi

Nah pastinya kalian sering menemui tumbuhan ini yang biasanya tumbuh di area persawahan. Pernahkan kalian mendengar tentang daun semanggi yang berdaun empat (four - leaf clover) yang konon bisa membawa keberuntungan ?


Untuk mengidentifikasinya, daun semanggi memiliki bentuk seperti hati dan membentuk payung di tangkainya. Daun semanggi juga dikenal sebagai tumbuhan herbal yang bisa dijadikan bahan untuk pecel dan aman dikonsumsi.

Cantigi

Saya rasa ini juga tidak asing bagi sobat yang suka sekali mendaki gunung. Iyah Cantigi atau Vaccinium Faringiaefolium adalah salah satu tumbuhan yang biasanya hanya dapat kita jumpai di puncak-puncak gunung. Yang lebih menarik cantigi dianggap sebagai tanaman pelindung pendaki selain bisa melindungi dari hujan dan badai, Cantigi juga bisa dimakan dan memiliki banyak nutrisi.


Bagian dari cantigi yang bisa kita makan adalah pucuk-pucuk daunnya yang berwarna merah serta buahnya yang berwarna hitam. Rasanya juga tidak terlalu mengecewakan, di lidah daun cantigi terasa segar dan sedikit asam, mengingatkan kita dengan rasanya buah belimbing. Sementara buahnya yang terasa asam dan berserat dipercaya bisa mengembalikan stamina.

Buah Murbei

Haha.. pasti kebanyakan orang pernah memakan buah ini. Murbei merupakan salah satu tanaman semacam berry yang biasa kalian jumpai di gunung. Di Alun-alun Suryakencana misalnya kalian bisa menjumpainya dengan mudah.


Buah Murbei ini berukuran kecil serupa stroberi. Buah yang sudah matang umumnya berwarna merah atau cenderung kehitam-hitaman. Selain rasa yang asam dan manis, kandungan air di dalamnya juga lumayan untuk melegakan rasa haus saat sobat membutuhkan air.

Ciplukan

Orang sering menyebutnya Ciplukan. Buah ciplukan ini memiliki nama lating Physalis Angulata L. Tumbuhan ini tersebar di berbagai daerah di Indonesia. Tumbuhan ini sejenis tumbuhan perdu yang biasanya bisa sobat temui di daerah terbuka yang kaya sinar matahari.


Umumnya tumbuhan ini bisa kita temui sampai ketinggian 1.500 mdpl. Saat keadaan darurat tanaman ini bisa dimakan buahnya. Buahnya kecil-kecil tertutup kuncup dan rasanya manis. Tumbuhan liar ini juga cukup dikenal karena juga memiliki banyak khasiat untuk kesehatan. Biasanya orang-orang memanfaatkannya untuk tanaman herbal.

Begonia

Begonia adalah tanaman yang umumnya sering dijadikan tanaman hias karena bunganya yang cantik. Tapi ternyata begonia ini juga bisa dimanfaatkan jika keadaan terpaksa. Begonia sendiri tumbuh liar di hutan. Biasanya sering disebut Hariang Bulu. Batangnya berwarna merah dan daunnya hijau berbulu.


Meski berbulu bagian batangnya bisa kita konsumsi. Tentukan batang yang masih muda, potong dan buka bagian kulitnya yang berbulu. Kecuali bisa langsung dikonsumsi batangnya juga kaya dengan kandungan air.

Di alam berarti kita harus bisa bersyukur dengan segala kekurangan yang kita miliki. Alam akan mengajarkan bagaimana kita untuk berjuang dan bertahan di dalam keterbatasan. Kita dituntut lebih jernih untuk berpikir. Kita dituntut untuk lebih mensyukuri apa yang kita miliki. Bagaimana memanfaatkan apa yang ada adalah bagaimana kita bisa tetap hidup.

Jadi bagaimana dengan informasi seputar pilihan tumbuhan liar yang bisa kalian makan ketika berada di alam bebas? Semoga bisa menjadi salah satu acuan atau panduan kalian yaa. Yang terpenting ialah untuk selalu memiliki pemikiran yang jernih serta jangan lupa pula untuk menggunakan informasi ini ketika dibutuhkan yaa.


Terima Kasih Salam Lestari

8/10/2019

Obat-obatan Ini Wajib Ada di Kotak P3K Kalian Saat Mendaki Gunung

Obat-obatan Kotak P3K
Obat-obatan Kotak P3K

Jika kalian rutin melakukan kegiatan petualangan seperti naik gunung atau kegiatan luar lainnya, kalian harus paham tentang pentingnya keselamatan dan kesehatan kalian selama melakukan kegiatan petualangan. Kita harus membawa perlenglapan yang aman untuk jaga - jaga. Cedera, pasti kita akan membayangkan cedera itu sebagai kerusakan atau luka pada bagian tertentu di tubuh kita karena disebabkan oleh tumpuan, gesekan, sayatan diluar tubuh kita, ataupun yang disebabkan oleh proses kimiawi seperti infeksi. Cidera, luka, ataupun sakit dapat dimanapun, baik itu ketika kita beraktifitas di tempat tertutup apalagi suatu kegiatan yang dilakukan di ruang terbuka.

Obat-obatan yang kita bawa dapat bersifat pribadi dapat pula bersifat kelompok, oleh karenanya bagi pendaki yang mempunyai penyakit tertentu, sebaiknya selalu membawa obat-obatan yang biasa ia konsumsi bilamana terjadi gangguan kesehatan yang menyebabkannya harus beristirahat serta menunda perjalanannya. Disini saya mengambil contoh seorang dengan penderita asma. Seorang pendaki dengan gangguan asma tentu dia tidak bisa melanjutkan perjalanannya, sehingga dia harus minum obat terlebih dahulu dan menunggu kondisi pulih barulah perjalanan bisa dilanjutkan. Selain itu seringkali terjadi, insiden-insiden pendaki yang cidera karena trauma ataupun karena serangan binatang liar membuat kotak p3k menjadi barang yang harus dibawa saat mendaki gunung.

Beban perlengkapan P3K yang dibawa saat pendakian tidak lah seberat beban bawaan pribadi kita, akan tetapi justru masih banyak yang sering melupakan atau terlupakan oleh kita. Sehingga apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, kita akan kebingungan mengatasinya. Berikut ini barng-barang yang harus dibawa atau di persiapkan sebelum pendakian, diantaranya :
Jenis Obat Nama Obat
Demam & Menghilangkan nyeri Paracetamol, Ibuprofen, Novalgin, Sistenol
Vertigo Mertigo, flunaricine
Sakit Kepala Panadol
Sakit Lambung Promag
Anti Alergi Cetirizine
Sakit Perut Antazida doen
Kekurangan Cairan Oralit
Diare Diatabs
Pereda Bengkak Asam mefenamat

Juga Ada obat-obatan antiseptik yang harus kalian bawa ketika melakukan kegiantan tersebut diantaranya :

Jenis Obat Antiseptik Nama Obat
Penutup Luka Betadine
Pembersih Luka Alkohol
Membersihkan kotoran telinga yang Mengendap Vital
Obat Mata Rotho
Obat Jenis lainnya diantaranya :
Fungsi Nama
Untuk Mengurangi Otot Kencang Salonpas Gel/ Salonpas Plester
Untuk Menghangatkan Badan Minyak Kayu Putih
Kemudian untuk perlengkapan lainnya yaitu :
Perlengkapan Nama Perlengkapan
Untuk Membalut Luka Plester Rol Kain
Untuk Membalut Luka Hansaplast
Untuk Membalut Luka Perban
Untuk Membersihkan Luka Kapas
Peralatan multifungsi Pisau Lipat Victorinox SD

Dan Oxygen Portable berguna ketika kondisi kekurangan suplai oksigen pada jaringan atau organ tubuh yg terjadi akibat pengaruh perbedaan ketinggian. Dari hipoksia biasanya menyebakan terjadinya :

Accute Mountain Sickness (AMS) penyakit gunung ini yang sering disebabkan karena adanya penurunan kadar oksigen di dalam darah karena berada di ketinggian tertentu. Pencegahan AMS bisa dilakukan dengan cara camping semalaman di ketinggian.

HACE (High Altitude Cerebral Edema) Penyakit yang satu ini disebabkan kelebihan cairan di otak, akibat kekurangan oksigen.
Demikian peralatan dan perlengkapan P3K yang hrus dibawa saat naik gunung. Ringan, tidak terlalu banyak makan tempat, tapi sewaktu-waktu dibutuhkan dan kita yakin akan bermanfat entah untuk diri sendiri atau pun pribadi dan kelompok disekitar kita. Alam tidak dapat dilawan, nasib tak dapat diraih tapi setidaknya kita mempunyai persiapan yang cukup untuk meminimalisir keadaan yang lebih buruk di setiap aktifitas kegitan alam terbuka khususnya naik gunung.

Terimakasih Salam Lestari

Jalur Pendakian

Equipment

Destinasi